
Profesional Digital Performance Marketing, Social Media Marketing and Partnership Development dengan pengalaman lebih dari 15 tahun dalam digital advertising, performance optimization dan campaign execution skala besar di berbagai jaringan media.
Memiliki rekam jejak yang terbukti dalam memimpin tim, menyederhanakan alur kerja, dan memberikan hasil berbasis data di berbagai ekosistem multi-platform.
Selengkapnya di https://id.linkedin.com/in/rubbi
Artikel Terbaru
- Site Retargeting (5.2.4)98% orang yang mengunjungi situs web untuk berbelanja gagal untuk melakukan pembelian. Mereka akan browsing sebentar kemudian kembali melakukan aktivitas lain, misalnya bekerja, makan, dan lain-lain. Oleh karena itu, marketers perlu mencari cara untuk menarik kembali orang-orang tersebut dan mendorong mereka untuk benar-benar membeli barang yang mereka lihat sebelumnya di situs itu. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan site retargeting. Site retargeting yaitu menampilkan iklan kepada pengguna yang mengunjungi situs Anda kemudian pergi tanpa menyelesaikan pembelian. Berbeda dengan search retargeting, cara ini tidak berbasis kata kunci dan menargetkan orang-orang yang sudah familiar dengan brand Anda atau setidaknya pernah mengunjungi situs … Read more
- Search Retargeting (5.2.3)Search retargeting merupakan cara yang mana Anda dapat meng-custom audiens berdasarkan kata kunci apa saja yang mereka cari kemudian menggunakan audiens tersebut dalam campaign iklan digital Anda untuk menayangkan iklan digital Anda kepada mereka bahkan ketika mereka sedang browsing di luar dari hasil pencarian.
- Remarketing dan Prospecting (5.2.2)Prospecting adalah aktivitas untuk mengakuisisi data audience baru sehingga informasinya menjadi milik brand kita. Caranya, melalui campaign dengan objective mengarahkan orang ke website kita, mengunduh aplikasi, berlangganan (subscribe) newsletter atau sign-up/registrasi untuk mendapatkan konten khusus. Data audience yang diperoleh bisa berupa PII atau Non-PII.
- Predictive Retargeting (5.2.1)Predictive retargeting merupakan metode yang bisa memberitahu Anda kemungkinan konsumen melakukan pembelian berdasarkan perilaku browsing mereka. Pola perilaku yang berbeda akan mengarah pada kemungkinan outcomes yang berbeda juga sehingga bisa membuat pada konsumen ditempatkan di kelompok-kelompok yang berbeda. Berbeda dari retargeting tradisional yang hanya merespons aksi pasif, metode ini menebak langkah audiens berikutnya berdasarkan data historis. Bagaimana cara kerjanya? Perilaku real-time pengguna serta interaksi mereka dalam 24 jam di situs web didata untuk dianalisa. Data tersebut dapat memberikan analisis prediktif yang dapat membantu advertiser mencapai tujuan yaitu menayangkan iklan yang tepat pada audiens yang tepat, pada waktu yang tepat Hasilnya, … Read more
- Full-funnel Marketing Measurement (5.1.3)Tanpa pengukuran dan analisis, mustahil untuk mengetahui keefektifan brand’s full-funnel marketing strategy. Berikut adalah tiga pendekatan untuk mengukur dan mengoptimalkan strategi full-funnel strategy. Pahami bagaimana saluran saling memengaruhi Pendekatan A full-funnel dapat mencakup iklan di banyak saluran untuk menjangkau pelanggan di setiap tahap funnel. Setiap fase memiliki metrik keberhasilannya sendiri. Top-of-the-funnel (TOFU) Ketika pengiklan perlu mendapatkan kesadaran merek yang luas di antara konsumen, metrik TOFU mengukur: Middle-of-the-funnel (MOFU) Metrik MOFU membantu menunjukkan kapan konsumen memiliki kemungkinan lebih besar untuk membeli. Tolok ukur ini mengukur: Bottom-of-the-funnel (BOFU) Ini adalah metrik pemasaran yang mengukur tahapan akhir pembelian dan menghitung: Dengan membandingkan tolok … Read more
- Tahapan Marketing Funnel (5.1.2)Tidak ada Marketing Funnel yang diterima secara universal atau dalam kata lain, terdapat banyak jenis dari Marketing Funnel. Salah satu jenis Marketing Funnel terdiri dari empat tahap, yaitu awareness, consideration, conversion, and loyalty. Tahap 1: Awareness Tahap 2: Consideration Stage 3: Conversion (fase keputusan) Stage 4: Loyalty Tulisan ini merupakan bagian dari Digital Advertising Course berdasarkan pengalaman dan rekomendasi oleh Rubbi Widiantoro yang menjadi basic principle dalam digital ad atau programmatic buying serta bisa menjadi pembelajaran untuk melakukan pembelian iklan digital melalui programmatic
- Cost Per Complete Views (3.2.3.1)Cost Per Complete Views (CPCV) atau dalam bahasa Indonesianya dikenal dengan Biaya Per Penayangan Lengkap adalah model penetapan harga iklan yang mengukur apa yang Anda bayarkan hanya ketika pengguna menonton iklan video Anda dari awal hingga akhir atau complete 100%
- Definisi Marketing Funnel (5.1.1)The marketing funnel adalah bagian penting dari proses marketing. Ini bisa menguraikan perjalanan paling mudah yang mungkin dilakukan pelanggan dalam perjalanan mereka untuk membeli.
- Apa Beda PG dan Preferred Deal (4.2.4)Preferred Deal Also Known As: Unreserved Fixed Rate, Programmatic Non-Guaranteed.
- Apa itu Programmatic Guaranteed (4.2.3)Jika inventori tersebut tidak di-auctioned/lelang maka inventori tersebut termasuk dalam kategori Programmatic Guaranteed dimana publisher menawarkan langsung kepada advertiser dengan fixed price
- Private Marketplace (PMP) (4.2.2)Private marketplace atau PMP atau juga dikenal dengan unreserved fixed rate, programmatic non-guarantee. Biasanya digunakan apabila advertiser ingin menjangkau premium inventory atau premium publisher baik yang bersifat global maupun lokal dengan mekanisme pre-negotiated dan preferred rate.
- Review Jujur Skechers Arch Fit Horizon: Sandal Terapi Kaki PegalSandal ini pakai teknologi Skechers Arch Fit yang udah bersertifikasi dokter spesialis kaki. Desain solnya itu melengkung ngikutin anatomi kaki kita, jadi berat badan kesebar merata.