Ketika seseorang sedang mencari kata kunci “sepatu olahraga” di Google, perusahaan-perusahan sepatu pasti ingin iklannya selalu muncul pada pengguna aktif agar pengguna tau bahwa mereka menjual apa yang ia cari. Namun, apa yang bisa dilakukan oleh perusahaan ketika pengguna tidak sedang mencari sepatu atau bahkan tidak tahu kalau perusahaan mereka menjual sepatu?
Inilah fungsi dari search retargeting. Dengan menggunakan metode ini, perusahaan dapat menampilkan iklan mereka di halaman hasil mesin pencari (search engine results pages atau SERPs) dan situs media sosial setelah pengguna mengetikkan kata kunci tertentu.
Search retargeting merupakan cara yang mana Anda dapat meng-custom audiens berdasarkan kata kunci apa saja yang mereka cari kemudian menggunakan audiens tersebut dalam campaign iklan digital Anda untuk menayangkan iklan digital Anda kepada mereka bahkan ketika mereka sedang browsing di luar dari hasil pencarian.
Artinya, Anda dapat menampilkan iklan kepada pengguna yang telah menelusuri kata kunci tertentu. Dengan search retargeting, Anda akan mendapatkan lebih banyak impressions dan meningkatkan brand awareness dari berbagai platform.
Bagaimana cara kerja search retargeting?
- Pada dasarnya, search retargeting bekerja secara otomatis. Setelah pengguna mencari kata kunci, iklan tertentu akan muncul di SERP, media sosial, dan halaman lain yang mereka kunjungi.
- Hal ini dapat bekerja dengan membuat custom audience untuk memasangkan iklan. Caranya: Anda membuat list kata kunci yang relevan dengan bisnis Anda. Kemudian memilih orang-orang yang menggunakan kata kunci tersebut juga (baik secara umum, persis, ada frasa lain yang masih sesuai)
- Kemudian Anda bisa membuka search engine ads (Google, Yahoo, atau Bing) atau software lain yang anda gunakan untuk memasang iklan dan menggunakan ekosistemnya untuk memasang iklan Anda. Kemudian mereka akan menggunakan data yang mereka miliki untuk menyasar para pengguna dan menampilkan iklan Anda kepada mereka.
Manfaat search retargeting:
- Meningkatkan brand awareness. Hal ini karena audiens yang Anda targetkan tidak perlu tahu siapa Anda untuk bisa melihat iklan Anda. Semakin banyak orang yang tidak tahu perusahaan Anda melihat iklan Anda, maka semakin baik brand awareness.
- Meningkatkan jumlah orang yang mengunjungi situs Anda. Anda dapat menarik pengguna-pengguna baru ke situs Anda, baik yang belum pernah mendengar tentang perusahaan Anda atau tidak pernah berkunjung ke situs Anda. Hal ini karena Anda menangkap audiens berdasarkan tujuan dari pencarian mereka di internet.
- Mengkonversi lebih banyak konsumen. Dengan melakukan Search retargeting, tingkat konversi yang didapatkan juga akan lebih tinggi.
Tulisan ini merupakan bagian dari Digital Advertising Course berdasarkan pengalaman dan rekomendasi oleh Rubbi Widiantoro yang menjadi basic principle dalam digital ad atau programmatic buying serta bisa menjadi pembelajaran untuk melakukan pembelian iklan digital melalui programmatic