Pengolahan data adalah metode pengumpulan raw data dan menginterpretasikannya menjadi informasi yang berguna. Pengolahan data terbagi dalam beberapa step dan yang dilakukan oleh data scientist dan data engineer. Raw data atau dikenal juga dengan data mentah dikumpulkan, disaring, difilter, diproses, dianalisis, disimpan, dan disajikan dalam format yang mudah dipahami. Pemrosesan data sangat penting untuk menciptakan strategi bisnis yang lebih baik, maupun untuk memecahkan suatu permasalahan dengan lebih tepat. Hasil akhir pengolahan data disajikan dalam beberapa format, seperti grafik, chart dan dokumen dengan tujuan agar pembaca lebih mudah menangkap informasi yang disampaikan oleh si pengolah data.
Salah satu bidang yang sedang banyak dibicarakan dan juga memanfaatkan pengolahan data adalah digital marketing. Digital marketing atau dikenal juga dengan online marketing adalah sebuah kegiatan promosi dengan tujuan agar terhubung dengan pelanggan potensial melalui internet atau pun bentuk komunikasi digital lainnya. Teknik marketing ini menggabungkan email, sosial media, dan iklan dengan pesan teks dan multimedia lainnya sebagai sarana promosi. Lalu bagaimana pengolahan data dalam digital marketing?
Pada artikel kali ini saya akan membahas langkah-langkah pengolahan data dalam digital marketing yang bisa kita contoh dan terapkan pada bisnis kita.
1. Agregasi Data
Setelah data terkumpul, kita perlu melakukan agregasi data untuk menggali data yang kita miliki sehingga kita dapat memahami potensi analisis yang dapat dilakukan dari berbagai variabel yang ada pada dataset. Pada langkah ini kita juga memiliki peluang untuk mendapatkan variabel baru melalui perhitungan operasi matematika antara satu variabel dengan variabel yang lain. Dengan adanya proses ini, dataset yang kita miliki akan lebih ‘kaya’ dan eksplorasi data semakin luas.
2. Analisis Data
Raw data yang belum melewati proses pengolahan tidak berguna dan tidak dapat digunakan, oleh karena itu, data tersebut perlu dianalisis untuk mengubah raw data menjadi insight yang bermanfaat. Untuk menganalisis data, kita harus memiliki beberapa pertanyaan atau dalam penelitian disebut dengan rumusan masalah yang perlu dipecahkan menggunakan data yang dianalisis. Pada proses ini data akan diolah menggunakan metode dan tools tertentu sesuai rumusan masalah tersebut. Selain itu, metode yang digunakan juga bergantung pada jenis data yang ada.
3. Reporting Data
Setelah proses analisis data selesai, kita perlu melaporkan hasil analisis yang sudah dikerjakan. Pelaporan ini dilakukan secara teratur dan konsisten agar setiap hasil analisis terekam dengan baik. Salah satu keuntungan reporting data adalah untuk melihat kembali hasil analisis yang sudah pernah dilakukan yang sekiranya berhubungan dengan hasil analisis lainnya. Laporan yang terintegrasi akan memudahkan si pengolah data untuk menarik benang merah dan menyimpulkan beberapa analisis menjadi informasi yang sangat berguna bagi perusahaan.
4. Klasifikasi Hasil Analisis Data
Proses terakhir adalah klasifikasi hasil analisis data untuk memudahkan kita dalam memahami hasil analisis. Apalah analisis tersebut masuk ke dalam bagian digital marketing bulanan, tahunan atau dalam campaign tertentu. Dengan mengklasifikasikan hasil tersebut, proses pencarian di kemudian hari akan lebih mudah.
Tulisan ini merupakan bagian dari Digital Advertising Course berdasarkan pengalaman dan rekomendasi oleh Rubbi Widiantoro yang menjadi basic principle dalam digital ad atau programmatic buying serta bisa menjadi pembelajaran untuk melakukan pembelian iklan digital melalui programmatic