Facebook Ads atau META Ads
Suatu bisnis bisa berjalan dengan lancar jika ada upaya untuk melakukan kegiatan promosi secara tepat, baik secara offline maupun online. Untuk saat ini, penerapan digital marketing lebih banyak memanfaatkan berbagai platform media sosial.
Apalagi Indonesia merupakan salah satu negara yang penduduknya aktif menggunakan platform sosial media seperti Facebook. Pertanyaannya, pernahkah Anda mencoba Facebook Ads sebagai media promosi?
Sudah tahukah Anda cara menjalankan iklan di Facebook Ads?
Facebook Ads merupakan suatu media untuk melakukan promosi atau pemasangan iklan yang ditujukan kepada semua orang yang menggunakan Facebook. Iklan biasanya tampil pada bagian sidebar (desktop) atau di antara post jika di aplikasi. Selain itu, bentuk dari iklan yang ada di Facebook biasanya banyak ragamnya, mulai dari teks, foto, banner, video, dan sebagainya.
Tujuan pemasangan iklan di Facebook Ads juga beragam. Ada brand yang hanya ingin meningkatkan impression dan brand awareness. Sementara ada lagi yang menginginkan peningkatan traffic, lead, dan sebagainya.
Karena pengguna Facebook makin lama makin banyak, tak heran jika semakin lama jumlah pebisnis yang melakukan promosi menggunakan media Facebook juga semakin banyak. Keuntungan yang didapatkan dari penerapan digital marketing menggunakan Facebook bisa dibilang sangat menguntungkan. Otomatis jika Anda tidak ikut memanfaatkan Facebook Ads sebagai media promosi dan menyelenggarakan social media campaign, Anda bisa tertinggal dari kompetitor.

Cara Menjalankan Iklan di Facebook/Meta Ads
Ketika ingin melakukan promosi dan pemasangan iklan yang lebih tersistematis, Anda bisa menggunakan Facebook Ads. Nah inilah cara menjalankan iklan di Facebook Ads.
Langkah pertama, buka halaman Facebook Ads milik Anda. Tentunya Anda harus log in ke akun Facebook yang Anda miliki.
Kedua Pilih Pembuatan Iklan Terpadu, pada halaman Facebook terdapat halaman kampanye. Masuklah ke halaman tersebut dan melihat pilihan yang tersedia. Pilihan tersebut, seperti pembuatan iklan terpadu dan pembuatan iklan cepat. Anda bisa mulai dengan memilih pembuatan iklan terpadu. Mengapa? Pemilihan iklan terpadu memungkinkan Anda melakukan pengaturan secara spesifik, iklan seperti apa yang ingin Anda buat dan siapa target iklannya.
Jika sudah memilih pembuatan iklan secara terpadu, Anda bisa mulai melanjutkan dengan menentukan tujuan dari iklan tersebut. Tujuan yang bisa dipilih, antara lain peningkatan kesadaran akan merek atau brand awareness, traffic ke website dan jangkauan yang lebih luas, ataukah peningkatan konversi. Kalau sudah menentukan tujuan dari iklan, tinggal klik saja pilihan tujuan sesuai dengan kebutuhan.
Pemilihan Jenis Iklan Facebook, Pada halaman pembuatan iklan yang ada di Facebook, tersedia dua pilihan jenis iklan, iklan uji split dan iklan pengoptimalan anggaran. Anda hanya bisa memilih salah satu karena kedua jenis iklan ini tak bisa dijalankan dalam waktu bersamaan.
Campaign atau Penulisan Nama Iklan dan Pemilihan Tujuan Trafik
Setiap pemasangan iklan atau saat menjalankan campaign, perlu ada pemberian nama demi memudahkan Anda dalam melakukan pemantauan dan analisis hasil iklan. Selanjutnya jangan lupa menentukan tujuan trafik. Tujuan trafik atau kunjungan audiens ini bisa diarahkan ke salah satu platform media sosial milik Anda seperti Instagram, menuju website, Whatsapp, messenger, dan sebagainya.
Tampilkan Promo
Jika bisnis yang Anda jalankan memiliki beberapa promo, maka Anda bisa mencentang pilihan promo yang tersedia di dalam halaman iklan Facebook. Promo biasanya mampu mengundang ketertarikan audiens untuk melakukan konversi dan pembelian.
Menentukan Target Audiens
Penentuan target audiens sangat penting untuk dilakukan agar pemasangan iklan lebih terarah. Sebaiknya, sesuaikan produk atau brand yang hendak diiklankan dengan target audiens yang tepat. Misalnya, makanan sehat untuk bayi atau mainan anak edukatif ditargetkan kepada para ibu muda usia 20 hingga 30 tahun. Sementara fashion trendy bisa diarahkan ke remaja milenial usia 17 tahun hingga 25 tahun. Selain berdasarkan usia, penentuan target audiens bisa pula berdasarkan lokasi (kabupaten, kota, negara), profesi, hobi, jenis kelamin, dan sebagainya.
Penentuan Penempatan Iklan
Selanjutnya, akan ada pilihan penempatan atau lokasi pemasangan iklan. Nah, bagian ini sebaiknya pilih yang otomatis saja. Biarkan Facebook yang mengaturkan hal ini untuk Anda karena Facebook akan menempatkan iklan Anda pada area terbaik.
Pemilihan Jadwal, Format Iklan, dan Deskripsi
Pemilihan jadwal iklan tayang berkaitan dengan berapa lama iklan yang Anda miliki akan ditampilkan di Facebook. Pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan serta sesuai pula dengan anggaran belanja iklan yang sudah Anda siapkan.
Sementara pengaturan format iklan bisa dalam bentuk, karosel, gambar tunggal, video, koleksi, tayangan slide, dan sebagainya. Ketika membuat deskripsi dari iklan, pastikan deskripsi yang Anda buat benar-benar menarik, informatif, dan bisa memberikan gambaran lengkap kepada audiens mengenai produk atau brand yang Anda iklankan.
Pemilihan Gambar, Penulisan Judul dan Memasukkan Tautan
Selanjutnya, Anda bisa mulai dengan pemilihan gambar, penulisan judul dari iklan yang Anda buat, dan memasukkan link atau tautan yang ingin dituju dari iklan tersebut.
Cara Pembayaran Iklan Facebook
Iklan telah siap dan kini saatnya melakukan pembayaran iklan. Maksudnya, Anda perlu melakukan top up di akun Facebook Ads Anda dan nanti Facebook tinggal mengurangi saldo yang tersedia sesuai dengan anggaran iklan yang juga sudah Anda tetapkan sendiri. Pembayaran iklan Facebook bisa dilakukan dengan menggunakan kartu kredit, debit card, menggunakan aplikasi pembayaran pihak ketiga seperti Doku, dan sebagainya.
Berikut ads objective untuk Meta Ads yang berdasarkan pengalaman dan rekomendasi baik placement untuk facebook dan instagram ads
Instagram Ads
Instagram adalah tempat para influencer ini memimpin penciptaan budaya, mencari terobosan di wilayah baru, dan membawa budaya yang ada ke arah yang tak terduga. Kini saatnya bagi bisnis Anda untuk ikut andil dan mencoba hal baru. Gunakan Reels untuk memperkenalkan tim Anda, posting stiker pertanyaan di Stories untuk memancing percakapan dengan pelanggan, tandai produk di konten untuk memudahkan pembelian begitu item ditemukan, dan bangun kisah yang ingin Anda ceritakan tentang merek Anda.
Nah, salah satu media media yang potensial sebagai tempat beriklan adalah Instagram. Platform media sosial ini memberikan manfaat iklan online yang dibutuhkan oleh para pelaku bisnis.
Anda penasaran bagaimana cara iklan di Instagram?
Sebelum membahas lebih dalam tentang bagaimana cara iklan di Instagram, ada baiknya jika Anda mengenal apa itu Instagram Ads. Bagi Anda yang sudah pernah membuat iklan di Facebook Ads, membuat iklan di Instagram tidak terlalu sulit. Lantaran, sejak bergabung dengan Facebook, platform iklan di kedua sosial media ini menjadi satu. Artinya, langkah pembuatan Instagram Ads tidak jauh berbeda dengan cara membuat Facebook Ads.
Langkah pertama yang sebaiknya Anda lakukan adalah membuka halaman Facebook Ads Manager.
Sebelum itu, tentunya Anda harus sudah melakukan login dulu ke akun Facebook yang Anda gunakan.
Berikutnya buka menu Kampanye, dan klik Buat Iklan. Dalam hal ini Facebook akan memberikan 2 buah pilihan, yaitu Pembuatan Iklan Terpadu dan juga Pembuatan Iklan Cepat. Ada baiknya jika kali ini Anda memilih Pembuatan Iklan Terpadu, agar iklan Anda jadi lebih spesifik.
Menentukan Tujuan Iklan Anda
Langkah berikutnya yang sebaiknya Anda lakukan dalam cara iklan di Instagram adalah menentukan tujuan iklan yang ingin dicapai.
Dalam hal ini, pihak Facebook Ads Manager sendiri menyediakan tujuan iklan dalam 3 kategori, yaitu :
Kesadaran / Awareness
- Brand Awareness: Digunakan untuk meningkatkan brand awareness anda dan juga untuk menjangkau orang-orang yang kemungkinan besar tertarik dengan jasa atau produk Anda.
- Reach: Menampilkan iklan yang Anda buat pada jumlah penonton secara maksimal.
Pertimbangan / Consideration
- Traffic: Berguna untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke website yang Anda buat, atau untuk mendapatkan lebih banyak pengguna pada aplikasi Anda.
- Interaksi : Dalam pilihan ini, Anda akan lebih dapat melakukan interaksi dalam bentuk like, share, dan juga klik pada iklan yang Anda buat.
- Pemasangan aplikasi: Bertujuan untuk mengajak orang lain menginstal aplikasi yang Anda buat.
- Penayangan video: Pas untuk Anda yang membuat konten berupa video, dan ingin agar lebih banyak orang menonton video yang Anda buat.
- Pembuatan prospek: Berguna untuk mengumpulkan data dari berbagai macam orang yang tertarik pada produk yang Anda miliki.
- Pesan: Berguna untuk mengajak para penonton dalam mengirim pesan ke akun bisnis Anda dalam hal ini akun sosial media bisnis yang ada.
Konversi / Conversion
- Konversi: Bagi Anda yang ingin meningkatkan jumlah orang yang melakukan pembelian produk melalui website Anda.
- Penjualan katalog produk: Opsi ini akan menampilkan iklan tentang produk katalog yang Anda miliki sesuai dengan target yang sudah ditentukan sebelumnya.
- Kunjungan toko: Jika Anda yang mempunyai toko offline atau toko fisik, opsi ini akan membantu Anda dalam meningkatkan kunjungan ke toko tersebut.
Klik Tujuan Iklan
Dalam hal ini, Anda juga perlu mempertimbangkan tujuan iklan mana yang dianggap paling cocok, dan sesuai keinginan Anda.
Pilih Jenis Iklan yang akan Digunakan
Untuk jenis iklan yang akan Anda pilih berikutnya, Facebook menyediakan 2 jenis pilihan, yaitu Uji Split dan Pengoptimalan Anggaran. Dalam hal ini, Anda harus memilih salah satu, mengingat keduanya tidak dapat digunakan secara bersamaan.
Uji Split atau A/B Testing
Kali ini Anda akan diminta untuk membuat 2 buah iklan, dengan konten yang mirip satu dengan yang lain. Berikutnya, target audience Anda akan dibagi menjadi 2 pula, dan melihat iklan yang juga berbeda. Dengan demikian, Anda akan melihat konten iklan mana yang dinilai paling menarik dan mampu meningkatkan trafik. Kekurangannya adalah dana yang dibutuhkan 2 kali lipat dibandingkan anggaran biasa.
Pengoptimalan Anggaran
Seperti namanya, di opsi ini Anda bebas dalam menentukan anggaran iklan di Instagram Ads. Ini adalah jenis iklan yang terbilang cocok untuk pemula. Anda dapat memasukkan anggaran sesuai budget yang dimiliki.
Tulis Nama Iklan dan Pilih Tujuan Trafik
Jangan lupa untuk menulis nama iklan yang Anda buat, guna mengecek performa iklan-iklan yang ada di Instagram Ads kelak. Tidak lupa, pilih juga tujuan trafiknya. Kali ini, Anda juga dapat mengarahkan trafik atau lalu lintas kunjungan ke website, aplikasi, Messenger atau yang lainnya.
Menampilkan promo
Bagi Anda yang menjalankan promosi bisnis, centang pilihan promo untuk menampilkan promosinya.
Berapa Target Audience Anda
Untuk menentukan spesifikasi target audience yang Anda inginkan, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa faktor tertentu, seperti lokasi, usia, jenis kelamin, penargetan terperinci, koneksi
- Lokasi: Seperti namanya, maka kali ini Anda dapat menentukan lokasi dari target penonton itu sendiri. Anda dapat memasukkan satu atau bahkan beberapa target negara, negara bagian, kode pos, kota, alamat dan yang lainnya.
- Usia: Anda bisa menentukan target audience berdasarkan rentang usia tertentu. Contohnya seperti rentang usia antara 17 – 35 tahun.
- Jenis kelamin: Anda dapat mengiklankan produk untuk gender tertentu, misalnya saja produk yang dijual ini khusus untuk wanita, atau justru sebaliknya.
- Bahasa: Biasanya jika Anda sudah memilih lokasi, maka kolom bahasa ini dapat dibiarkan kosong.
- Penargetan terperinci: Jika Anda yang ingin membuat target iklan secara lebih rinci, mulai dari minat, perilaku, lokasi dan yang lainnya. Anda bisa menentukan opsi ini.
- Koneksi: Bagi Anda yang ingin memberi iklan pada orang tertentu yang terhubung dengan laman Anda, aplikasi atau yang lainnya.
Pilih Penempatan
Apabila Anda memilih sistem penempatan otomatis, maka iklan dapat Anda tampilkan di Facebook, Instagram atau aplikasi lain yang sudah bekerja sama dengan Facebook itu sendiri. Atau bisa juga Anda memilih iklan hanya ditampilkan di Instagram saja.
Pilih Jadwal Iklan
Jangan lupa, untuk memilih berapa lama iklan tersebut akan ditampilkan, misalnya saja selama 1 bulan, 3 bulan, atau sesuai durasi kampanye pemasarannya.
Link dengan Akun Instagram
Dalam hal ini, Anda perlu menambahkan akun Instagram bisnis yang ingin ditautkan dengan laman Facebook yang digunakan.
Pilih Format Iklan
Pilih salah satu dari 5 jenis format iklan yang ingin Anda gunakan, seperti carousel, gambar tunggal, video tunggal, tayangan slide atau juga collection.
Membuat Teks
Jangan lupa untuk membuat deskripsi tentang iklan itu sendiri. Pastikan buat deskripsi yang menarik, dan singkat agar audiens paham dan tertarik dengan iklan tersebut.
Masukkan Informasi Iklannya
Dalam hal ini pilih gambar yang sesuai dengan deskripsi iklan yang akan Anda gunakan. Setiap format Instagram Ads yang digunakan, membutuhkan ukuran gambar yang berbeda. Misalnya saja, ukuran 1290 x 1290. Jangan lupa tambahkan juga judul iklan di kolom bagian bawah. Pastikan Anda membuat judul iklan yang menarik perhatian para audiens. Masukkan juga link atau juga tautan yang ingin Anda masukkan, dalam hal ini website Anda.
Lakukan pembayaran
Anda dapat membayar dengan menggunakan kartu debit atau juga kartu kredit. Ketika Anda sudah melakukan pembayaran, maka berikutnya Facebook / Instagram akan melakukan review iklan yang Anda buat, dan akan menampilkannya, jika semua persyaratan dan ketentuan yang diberikan sudah terpenuhi.
Berikut tabel benchmark cost untuk iklan facebook dan instagram berdasarkan pengalaman dan rekomendasi yang pernah saya lakukan pada iklan sosial media
| Media | Objective | Buying Type | Value | Key Metrics | Remarks |
|---|---|---|---|---|---|
| Awareness | CPM (Meta) | Rp5,000 | Impressions | All Ages | |
| Awareness | CPR (Meta) | Rp6,000 | Reach | All Ages | |
| Engagement | CPE (Meta) | Rp150 | Engagement | All Ages | |
| Engagement | Pagelikes | Rp2,500 | Pagelikes | All Ages | |
| Engagement | Thruplays (Meta) | Rp50 | Views | All Ages | |
| Traffic | CPC (Meta) | Rp1,500 | Clicks | All Ages | |
| Traffic | CPLPV (Meta) | Rp3,000 | Landing Page View | All Ages | |
| Awareness | CPM (Meta) | Rp5,000 | Impressions | All Ages | |
| Awareness | CPR (Meta) | Rp5,500 | Reach | All Ages | |
| Engagement | CPE (Meta) | Rp150 | Engagements | All Ages | |
| Engagement | Thruplays (Meta) | Rp20 | Views | All Ages | |
| Traffic | CPC (Meta) | Rp1,500 | Clicks | All Ages | |
| Traffic | CPLPV (Meta) | Rp3,000 | Clicks | All Ages | |
| Tiktok | Awareness | CPM (Tiktok) | Rp8,000 | Impressions | All Ages |
| Tiktok | Link Clicks | CPC (Tiktok) | Rp1,500 | Clicks | All Ages |
| Youtube | Skippable | CPV (Youtube) | Rp150 | Views | All Ages |
| Youtube | Unskippable | CPM (Youtube) | Rp20,000 | Impressions | All Ages |
| Youtube | Bumper | CPM (Youtube) | Rp10,000 | Impressions | All Ages |
| Youtube | Video Action | CPA (Youtube) | Rp150,000 | Cost Per Action | All Ages |
| Youtube | Shorts | CPM (Youtube) | Rp20,000 | Impressions | All Ages |
Tiktok Ads
Tik Tok adalah sebuah aplikasi social media yang memungkinkan penggunanya untuk membuat video pendek dengan memberikan special effects unik dan menarik. Para penggunanya dapat dengan mudah menghasilkan sebuah video yang keren serta dapat dipamerkan kepada teman-teman atau pengguna lainnya.
Saat ini, Berdasarkan data App Annie TikTok memiliki 625 juta pengguna aktif di seluruh dunia. Dari banyaknya jumlah pengguna tersebut, Siapa saja yang menggunakan TikTok saat ini. Sebagian besar pengguna TikTok adalah mereka yang berusia di bawah 30 tahun, terutama yang berasal dari Gen Z – 41 persen dari jumlah pengguna Tik Tok berusia antara 16 dan 24 tahun. Dari sini kalian tahu jika pada rentang usia ini kebanyakan memiliki habit daya beli yang meningkat
Pada awal 2019 peluncuran fitur beta periklanan TikTok sudah banyak orang menggunakannya. Sejak saat itu, beberapa brand besar seperti Grubhub, Nike, Fenty Beauty, dan Apple Music mulai beriklan di TikTok Ads untuk mempromosikan produk dalam kampanye yang unik dan menarik secara visual.
Dengan fitur penargetan canggih dan unik pembuatan iklan, TikTok Ads tidak seperti banyak pendahulunya. Ketika digunakan secara efektif, dapat membawa keuntungan bagi bisnismu.
TikTok Ads Manager menyediakan berbagai alat yang Anda butuhkan untuk membuat dan mengelola iklan di TikTok. Fitur ini juga menawarkan akses ke audiens global di seluruh TikTok serta jajaran aplikasi kami yang lain. Tidak perlu keahlian khusus untuk memulai, cukup luangkan waktu beberapa menit.
Langkah 1
- Pilih sasaran Anda
- Pilih sasaran Anda dan kami akan mengoptimalkan kampanye sesuai sasaran tersebut, baik itu meningkatkan kesadaran akan bisnis Anda maupun mendorong konversi:
- Meningkatkan traffic ke situs web
- Meningkatkan penginstalan aplikasi
- Meningkatkan penjualan online
- Menjaring prospek penjualan baru
Langkah 2
Pilih audiens Anda
Jangkau orang yang tepat dengan beragam opsi penargetan. Buat “Audiens Khusus” dan “Audiens Serupa” untuk kembali menarik minat dan menjangkau orang-orang yang serupa dengan pelanggan Anda saat ini.
Langkah 3
Atur anggaran Anda
Masukkan anggaran sepanjang masa atau harian, dan Anda tak akan perlu membayar lebih dari yang Anda inginkan. Anda dapat menyesuaikan atau menjeda pengeluaran iklan kapan saja.
Buat Iklan
Rancang iklan Anda
Unggah video atau gambar yang Anda miliki, atau buat video baru menggunakan rangkaian alat pembuatan video kami yang intuitif. Membuat TikTok sangat mudah dengan alat kami yang didukung AI dan fitur pengeditan bawaan.
Langkah 5
Tayangkan
Saat iklan Anda dipublikasikan, sistem lelang cerdas di TikTok Ads Manager akan memastikan iklan Anda ditayangkan ke audiens yang tepat pada waktu yang tepat.
Langkah 6
Ukur hasil yang Anda peroleh
Lacak dan optimalkan kampanye TikTok Anda dengan alat pelaporan cerdas kami. Sesuaikan dan visualisasikan analisis kampanye berdasarkan metrik yang paling penting untuk bisnis Anda.

Apa yang membuat Social Ads Spesial?
Social Ads memiliki 3 kelebihan utama
- Pertama adalah Paid Social bersifat Highly Engaging.
Iklan yang muncul pada media sosial seringkali menonjolkan visual dan konten yang menarik atau Engaging. Oleh karena itu, iklan mampu menghasilkan Click-through rate (CTR) and metrik engagement lainnya yang tinggi.
- Kedua adalah adanya Novel Ad Units.
Iklan yang muncul di sosial media seringkali mengandung kata-kata yang mendorong aksi atau yang biasa disebut juga dengan native social actions. Contohnya adalah iklan yang berisi kata- kata seperti “follow” dan “Share”. Selain itu terdapat pula opsi seperti Lead Ads, Carousels, Stories, dan auto-playing videos yang sudah terbukti efektif
- Ketiga adalah terdapat beberapa Targeting Options.
Platform sosial media menyimpan segudang data yang luas mengenai para penggunanya. Data-data ini dapat digunakan oleh advertising untuk melakukan targeting dan memaksimalkan pemasaran.
Challenges or Limitations
Meskipun demikian, Paid social tidak terlepas dari beberapa kekurangan ataupun tantangan tersendiri.
- Pertama adalah Complexity.
Semakin banyak variasi targeting options dan ad units, maka akan semakin kompleks, time-intensive, dan banyaknya perubahan regulasi yang mengatur periklanan di sosial media.
- Kedua adalah Cost
Paid Social umumnya lebih mahal. Akan tetapi dibalik kekurangan ini, ada kabar baik. Meskipun harganya yang mahal, Paid social seringkali high-performing atau menghasilkan konversi yang cukup tinggi. Oleh karena itu, Cost per Acquisition (CPA) dapat dibilang tidak terlalu tinggi.
- Ketiga adalah Separate “Walled Gardens”.
Paid Social dapat dilakukan di berbagai platform media sosial dan masing-masing platform tersebut memiliki keunikan dan kebijakan tersendiri. Oleh karnea itu, perlu untuk di-manage secara terpisah.
Tulisan ini merupakan bagian dari Digital Advertising Course berdasarkan pengalaman dan rekomendasi oleh Rubbi Widiantoro yang menjadi basic principle dalam digital ad atau programmatic buying serta bisa menjadi pembelajaran untuk melakukan pembelian iklan digital melalui programmatic