3.2.2 Cost Per Click (CPC)

Setelah membahas CPM, kali ini saya akan menjelaskan tentang CPC. CPC atau Cost Per Click atau biaya yang dikeluarkan per klik merupakan opsi lain dalam periklanan digital di mana advertiser akan membayar setiap kali ada yang mengklik iklan mereka.

Beberapa advertiser lebih memilih untuk membeli CPC dibandingkan CPM karena mereka yakin mereka hanya membayar jika seseorang benar-benar tertarik dengan iklannya, bukan yang hanya sekedar melihat iklannya saja.

Meskipun CPC cukup efektif, akan tetapi ada potensi penipuan yaitu apabila publisher dengan sengaja menggunakan bot atau teknik lain untuk mengklik iklan, sehingga iklan diklik bukan oleh orang sungguhan.

Beberapa CPC sangat efektif akan tetapi ada juga potensi penipuannya seperti jika ada publisher yang dengan sengaja menggunakan bot atau teknik lain untuk mendapatkan klik sehingga iklan yang diklik bukanlah dari orang sungguhan tetapi dari bot tersebut. Jika CPM lebih cocok digunakan untuk tujuan brand awareness, CPC lebih direkomendasikan untuk marketing campaign yang lebih bertarget dan berorientasi pada action.

CPC memiliki formula adalah total cost per number of click. Sebagai contoh seperti ini, Anda mengiklankan iklan Anda dan Anda mendapatkan 10 ribu klik dalam iklan tersebut. Namun dari total spending iklan Anda, Anda mengeluarkan 15 juta maka harga yang didapat adalah Rp 1.500.000. Jadi dari total budget yang Anda keluarkan 15 juta tadi, dia mengenerate berapa klik atau klik yang dihasilkan berapa?

CPC Formula:
CPC = Total cost / Number of clicks

Tulisan ini merupakan bagian dari Digital Advertising Course berdasarkan pengalaman dan rekomendasi oleh Rubbi Widiantoro yang menjadi basic principle dalam digital ad atau programmatic buying serta bisa menjadi pembelajaran untuk melakukan pembelian iklan digital melalui programmatic