3.1.3 Enam Format Programmatic Advertising

  1. Programmatic Display Ads
    • Display ads merujuk pada segala bentuk iklan digital visual, biasanya terletak di bagian header, footer, atau sidebar suatu situs web.  
    • Jenis iklan ini biasanya berupa gambar statis atau animasi.
  1. Programmatic Video Ads
    • Video merupakan salah satu format iklan digital yang paling banyak dikonsumsi. 
    • Ada 3 tipe video ads:
      • In-stream ads: Merupakan iklan yang muncul di video player itu sendiri. Iklan seperti ini ada 3 tipenya:
        • Pre-roll: Iklan muncul di awal sebelum video diputar.
        • Mid-roll: Iklan muncul di tengah ketika video sedang diputar. Iklan ini akan mengganggu experience orang yang sedang menonton video.
        • Post-roll: Iklan muncul di akhir setelah video selesai diputar.
      • Out-stream ads: Merupakan iklan yang muncul di antara artikel online, bisa ditempatkan di dalam konten atau muncul sebagai pop-up windows.
      • In-display ads: Merupakan iklan yang muncul di search result atau video recommendations, bukan di dalam pemutar videonya.
  1. Programmatic Native Ads
    • Native ads mengikuti bentuk dan nuansa media tempat iklan tersebut ditayangkan. Tidak seperti display ads yang muncul di bagian header, footer, atau sidebar, programmatic native ads bisa muncul di tempat lain pada halaman web atau aplikasi.
  1. Programmatic Social Ads
    • Platform media sosial mengumpulkan banyak data dari pengguna untuk meningkatkan kemampuan penargetan iklan mereka. 
    • Programmatic social ads menggunakan data tersebut untuk menentukan siapa saja yang akan melihat iklan mereka, format iklan, waktu ideal, dan frekuensinya. 
  1. Programmatic Audio Ads
    • Iklan semacam ini bisa dimasukan ke berbagai konten audio, seperti siaran radio digital, music-streams, dan podcast.
    • Saat ini, hanya ada beberapa network yang menawarkan format iklan audio, seperti Google, SoundCloud, Pandora, BBC, dan Spotify.
    • Programmatic audio platforms mengandalkan real-time audience data untuk menempatkan iklan dan memanfaatkan display dan video ads untuk mengoptimalkan user experience. 
  1. Programmatic Digital Out-Of-Home Ads (DOOH)
    • Out of home ads (OOH) atau sering disebut outdoor advertising merupakan jenis iklan yang targetnya orang-orang yang berada di luar rumah, seperti di tempat umum, kendaraan umum, billboard, dan lain-lain.
    • Digital out of home ads (DOOH) merupakan penggabungan iklan OOH offline dengan penambahan elemen digital di dalamnya. Iklan ini menggunakan layar digital untuk menyampaikan konten kepada orang-orang melalui layar elevator, digital billboards, dan layar televisi.
    • Perbedaan OOH dan DOOH adalah pada OOH, iklan yang ditampilkan hanya satu gambar selama beberapa waktu, sedangkan pada DOOH, iklan ditampilkan melalui layar digital dengan beberapa gambar animasi yang berganti-ganti dalam waktu singkat. 

Tulisan ini merupakan bagian dari Digital Advertising Course berdasarkan pengalaman dan rekomendasi oleh Rubbi Widiantoro yang menjadi basic principle dalam digital ad atau programmatic buying serta bisa menjadi pembelajaran untuk melakukan pembelian iklan digital melalui programmatic