3.1.2 Ad formats of programmatic advertising

Programmatic ads sekarang mencakup berbagai format iklan yang berbeda. mungkin setelah satu dekade yang lalu hanya menampilkan iklan display saja sekarang ada berbagai pilihan ad format yang berbeda dan terus berkembang.

Display 

Format iklan tertua dari programmatic advertising adalah display. Namun, alih-alih statis, iklan menjadi dinamis! Perkembangan teknologi yang sangat cepat, penggunaan perangkat seluler, dan penggunaan data yang lebih baik sehingga memunculkan peluang baru. Dengan adanya teknologi baru, banyak marketers telah menerapkan programmatic creative strategies yang menargetkan audience, dengan pesan iklan yang tepat, di waktu yang tepat.

Personalisasi display ad adalah Holy Grail of display advertising. Untuk mudah memahami prinsip personalisasi adalah pada dasarnya ini adalah pesan yang tepat, kepada orang yang tepat, pada waktu yang tepat, menggunakan materi iklan terbaik.

Apa keuntungan personalisasi dalam iklan Display?

  1. Engaging Content
  • Membombardir user dengan pesan yang sama, berulang-ulang apakah berhasil? Tepat? Sampai batas tertentu, ya cara ini mungkin berhasil – iklan display non-dinamis yang tidak pernah berubah dalam waktu akan datang saya yakin masih sangat populer.
  • Namun, di dunia advertising digital saat ini, dengan maraknya penggunaan ad blockers dan creative yang sesukanya, memperlakukan user dengan buruk pada akhirnya akan less impact dan conversion yang rendah. Personalisasi berarti engaging in real-time secara langsung and tetap relevan dengan pesan yang berbeda 24/7.
  1. Ads that stand out
  • Personalisasi memungkinkan Anda untuk mendekati calon pelanggan sebagai individu. Alih-alih satu materi iklan yang sama, berulang kali, mereka melihat iklan berdampak yang beresonansi dengan mereka. Dan mengapa itu beresonansi dengan mereka? Karena iklan itu memang untuk mereka.
  • Dan di market yang semakin panas itu penting. menurut data Accenture hampir 40% konsumen telah meninggalkan situs web karena mereka kewalahan karena terlalu banyak pilihan. Hal yang sama berlaku untuk iklan display. Menjadi personal dengan materi iklan Anda memungkinkan iklan Anda stand out

Iklan personalisasi bisa jadi tidak untuk semua advertiser dan membutuhkan tingkat pengetahuan dan teknologi yang tidak semua bisa miliki.

Personalisasi membutuhkan tiga hal:

  1. Anda harus dapat membuat volume iklan yang diperlukan untuk kampanye tampilan yang dipersonalisasi.
  2. Kontrol, atau memiliki akses penuh, ke data customer Anda.
  3. Penggunaan teknologi yang memungkinkan update secara realtime untuk menayangkan iklan display

Untuk memulai segala bentuk personalisasi iklan, pertama-tama Anda memerlukan tiga bahan yang tepat. Dengan menggunakan kombinasi ini dengan benar dan Anda dapat membuat keajaiban – atau setidaknya personalisasi campaign yang layak:

Nah, sekarang mari kita bahas satu-persatu.

  1. Sumber daya manusia

Untuk melakukan personalisasi iklan display, Anda membutuhkan orang-orang dan bakat untuk mewujudkannya. Untuk beberapa merek, ini berarti agency untuk para advertiser atau mereka melakukanya secara in-house

  1. Teknologi

Memiliki teknologi yang tepat untuk sebagai jangkar personalisasi sangat penting. Karena Anda tidak dapat melakukan personalisasi iklan display tanpa teknologi yang tepat, mulai dari creative builder, creative management platform (CMP), ad server dan data management platform, (DMP).

  1. Proses

Anda mungkin memiliki teknologi terbaik on the market dan mempekerjakan sejumlah desainer dan performance marketing tetapi jika alur kerja idi internal Anda berantakan, maka personalisasi tidak akan berhasil. Menyiapkan struktur internal yang tepat untuk membuat, memproduksi, mendistribusikan, menganalisis, dan mengoptimalkan campaign Anda secara efektif dan tepat waktu adalah mutlak

Apakah personalisasi iklan meningkatkan konversi?

Jawaban: Ya.

Menurut Nordic Telecom brand, Telia, jawabannya adalah ya: “Secara umum kami telah melihat CTR +65% lebih tinggi saat menguji materi iklan yang dipersonalisasi terhadap materi iklan yang tidak dipersonalisasi”.

Dapatkah personalisasi membantu meningkatkan laba atas investasi?

Jawaban: Ya.

Menurut penelitian McKinsey, ada peningkatan pendapatan sebesar 5-15% dan peningkatan efisiensi pengeluaran pemasaran sebesar 10-30% saat menggunakan bentuk personalisasi digital.

Tulisan ini merupakan bagian dari Digital Advertising Course berdasarkan pengalaman dan rekomendasi oleh Rubbi Widiantoro yang menjadi basic principle dalam digital ad atau programmatic buying serta bisa menjadi pembelajaran untuk melakukan pembelian iklan digital melalui programmatic