2.1.2 Definisi Programmatic Advertising

Apa itu Programmatic Advertising?

Iklan digital atau digital advertising merupakan iklan berbasis online dan disalurkan melalui mesin pencarian, situs web, aplikasi seluler, platform media sosial, dan media digital lainnya.

Iklan digital memiliki karakteristik tersendiri, di antaranya:

  • Terukur, jumlah orang yang melihat dan berinteraksi dengan iklan dapat diukur.
  • Berbayar, iklan digital memerlukan biaya yang digunakan untuk memasang dan memantau hasilnya.
  • Didukung data, untuk membuat iklan digital diperlukan data seperti target pasar dan bagaimana target pasar berinteraksi dengan suatu bisnis. Data tersebut dapat membantu membuat iklan lebih akurat atau tepat sasaran.
  • Berorientasi pada tujuan, setiap strategi yang dibuat memiliki tujuan tertentu, contohnya untuk menarik pembeli, mempromosikan produk atau layanan, meningkatkan interaksi hingga meningkatkan brand awareness.

Seiring berkembangnya teknologi digital, cara pemasaran juga telah bergeser ke iklan digital yang memudahkan pemilik bisnis dalam memasarkan produk atau layanan yang ditawarkan. Iklan digital pun semakin berkembang pesat dengan adanya berbagai tren yang makin digandrungi di dunia bisnis, salah satunya adalah tren strategi digital advertising dalam bentuk programmatic advertising.

Sederhananya, programmatic advertising adalah praktik mengotomatisasi proses jual beli media iklan dan pemasangan iklan. Pembelian media langsung secara manual atau konvensional sangat memakan waktu dan tidak efisien karena memerlukan banyak interaksi manusia. Programmatic advertising merupakan solusi untuk masalah tersebut.

Saat ini, sebagian besar media atau ruang iklan diperdagangkan secara terprogram melalui Ad Network dan Ad Exchange, yang berarti tidak perlu menyiapkan dan mendistribusikan RFP (Request for Proposal) secara manual, menerima proposal melalui email, atau memasang spanduk secara manual di situs web publisher. Karena semua proses itu sekarang otomatis dan ditangani oleh komputer dan algoritma. Selain itu, pengiklan dan publisher dapat memanfaatkan teknologi untuk mencapai tujuan mereka secara lebih efektif. Jadi pada dasarnya programmatic advertising menciptakan banyak efisiensi baik bagi pengiklan maupun publisher.

Programmatic advertising dapat memberikan tingkat efisiensi yang tinggi bagi para pengiklan dan publisher tanpa menggunakan cara konvensional. Cara kerjanya pun terbilang mudah dan tidak memakan waktu. Pengiklan dapat memilih format iklan yang sesuai dengan produk atau layanan yang hendak dipasarkan. Biaya iklan pun dapat disesuaikan dengan anggaran yang tersedia tanpa perlu negosiasi dengan publisher.

Dengan programmatic advertising bisa mengembangkan strategi digital advertising menggunakan berbagai format khusus sekaligus dapat memilih audiens yang cocok untuk iklan tersebut. Format programmatic advertising pun beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan agar lebih menarik minat audiens. Dengan kata lain programmatic advertising dapat membantu Anda untuk mengembangkan strategi digital advertising yang menarik berdasarkan kebutuhan. Oleh karena itu, programmatic advertising mampu memberikan hasil yang maksimal dengan pengeluaran yang lebih efisien serta mendapatkan transparansi, kendali, dan laporan terperinci secara real time.

Perkembangan programmatic advertising di Indonesia sangatlah menjanjikan. Menurut studi InMobi dalam laporan The State of Mobile Programmatic Buying Southeast Asia, Indonesia merupakan pasar programmatic advertising paling menarik di Asia Tenggara. Selain itu, total belanja programmatic advertising di Indonesia pun meningkat hingga 54%. Di tahun 2020, pasar programmatic advertising di Indonesia dianggap paling cepat berkembang diikuti oleh India dan Brazil.

Cara Kerja Programmatic Advertising

Pada programmatic advertising seluruh transaksi antara pengiklan dan publisher dilakukan melalui aplikasi atau platform tertentu. Adanya aplikasi atau platform tersebut dapat memudahkan pemasangan dan transaksi iklan secara otomatis. Seluruh rangkaian transaksi dilakukan secara otomatis sehingga menghilangkan kontak langsung antara pengiklan dan publisher yang sebelumnya diterapkan dalam proses transaksi iklan secara konvensional.

Pengiklan akan diberikan opsi untuk penayangan iklan di berbagai space yang tersedia. Iklan tersebut bisa dalam format video, banner, dan sebagainya. Format iklan yang telah dipilih nantinya akan ditampilkan pada target pasar yang akan dituju. Dengan begitu, iklan akan menyasar audiens yang tepat sesuai dengan tujuan marketingnya. Performa dari iklan yang ditayangkan juga dapat dianalisis melalui platform atau aplikasi.

Berikut cara kerja dari programmatic advertising

  • Flow Programmatic ad
    • Exchanges
      Inventory dari multiple publisher yang tersedia untuk semua advertiser dan exchange mengumumkan available bid to bid (bid request)
    • Bid
      Exchange mengumumkan available bid to bid dan Bid manager akan mengevaluasi advertiser targetingdan akan melakukan Bid jika inventory tersebut sesuai (bid respond)
    • Auction
      Proses Auction/Lelang, dimana semua bidder (bid manager) sudah melakukan bidding
    • Win
      Pemenang bid menayangkan iklan  (Win Rate)
    • User Visit Pages/halaman
      User diharapkan melihat dan mengklik iklan tersebut sehingga mendatangkan visitor ke pages/halaman
  • Semua proses tersebut terjadi cepat dalam 100ms atau 0.1 second

Keunggulan dan Manfaat Programmatic Advertising

Pemasaran dengan programmatic advertising akan memudahkan dan menguntungkan pengiklan atau para pemilik bisnis, karena:

  • Efisien dan Murah

Programmatic advertising merupakan strategi digital advertising yang efektif dan murah, dengan budget yang lebih sedikit akan mendapatkan hasil lebih banyak daripada menggunakan strategi iklan konvensional. Karakteristik dari programmatic advertising ini tentunya akan menguntungkan pengiklan, karena tidak perlu lagi untuk mengeluarkan budget yang tinggi dalam beriklan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

  • Skalabilitas

Dari mulai jangkauan hingga konversi, semua data yang dibutuhkan untuk menganalisa hasil iklan bisa terukur dengan programmatic advertising. Adanya data yang lengkap dapat membantu Anda dalam mengetahui efektivitas iklan. Dari data tersebut, dapat diketahui minat target pasar hingga mengukur strategi iklan untuk menjadikan mereka konsumen. Penyesuaian iklan secara langsung pun dapat dilakukan untuk mengantisipasi perubahan situasi selama menjalankan kampanye iklan.

  • Relevansi

Popularitas programmatic advertising di dunia digital advertising tidak lepas dari keuntungan yang krusial ini. Dengan adanya relevansi, pengiklan dapat menyampaikan pesan yang tepat pada target pasar yang tepat serta di waktu dan momen yang tepat. Sehingga memungkinkan untuk mendapatkan total konversi yang lebih tinggi. Selain itu, iklan digital bisa disesuaikan dengan berbagai kriteria yang sesuai dengan target pasar, dari mulai usia, jenis kelamin, pekerjaan, lokasi, hingga riwayat pencarian. Itu sebabnya iklan hanya akan muncul untuk audiens dengan kriteria yang telah dibuat.

Programmatic advertising menawarkan beberapa manfaat bagi pengiklan. Pertama-tama, pengiklan memiliki kemampuan untuk menjangkau hampir setiap pengguna internet melalui satu platform sisi permintaan. Seperti yang disebutkan sebelumnya dalam kursus ini, DSP memungkinkan pengiklan untuk menargetkan pemirsa di lusinan bursa iklan, yang berarti ratusan jaringan iklan dan jutaan situs web publisher di seluruh dunia. Dengan kata lain, jika Anda ingin menargetkan audiens tertentu, itu pasti dapat dijangkau di suatu tempat di web, apakah itu di situs web publisher premium atau blog kecil yang tidak dikenal.

Manfaat besar lainnya adalah memberi pengiklan akses ke inventory premium dan ruang. Seperti yang Anda ketahui, publisher premium seperti The Guardian, The New York Times, dan CNN menawarkan berbagai jenis inventory iklan untuk dijual. Biasanya ruang iklan pada halaman yang menerima volume pengunjung traffik yang besar dijual sebagai inventory iklan premium. Halaman tersebut mungkin merupakan halaman beranda, perjalanan, dan olahraga dari publisher premium. Inventori iklan premium hanya dapat diakses melalui kampanye programmatic advertising, artinya pengiklan yang menjalankan kampanyenya melalui iklan Google tidak dapat mengakses inventory tersebut. Cara pengiklan dapat mengakses inventory tersebut adalah melalui penawaran langsung terprogram, yang merupakan metode pembelian media terprogram yang akan saya jelaskan nanti dalam kursus ini.

Manfaat besar lainnya adalah bahwa dengan programmatic advertising, sekarang dimungkinkan untuk menggabungkan data pihak pertama, kedua, ketiga untuk membuat daftar target pemirsa khusus. Misalnya, sasaran Anda adalah mengiklankan hotel mewah di London. Dalam hal ini, Anda dapat menargetkan orang-orang yang merupakan pelancong kelas satu atau bisnis yang terbang dari bandara JFK ke Bandara Heathrow dengan British Airways atau Virgin Atlantic, yang telah mengunjungi situs web yang diiklankan dalam 15 hari terakhir dan kami berusia di atas 35 tahun, bagaimana kabarnya? apakah mungkin untuk menargetkan audiens hingga ke level itu?

Nah, dalam ekosistem Programmatic Advertising, beberapa peserta mengumpulkan informasi dari pelanggan mereka dan kemudian menjualnya kepada pengiklan untuk tujuan penargetan audiens. Peserta tersebut disebut pemasok data. Misalnya, dalam industri perjalanan, banyak maskapai penerbangan menjual informasi tersebut kepada pengiklan dengan cara yang sesuai dengan GDPR (General Data Protection Regulation).

Selain itu, pengiklan dapat menggunakan beberapa metode pembelian media. Mereka dapat membeli ruang iklan dengan penawaran waktu nyata dan lelang terbuka atau pribadi atau langsung dari publisher dengan tarif BPS tetap yang dipesan atau tidak dipesan. Tetapi saya akan menjelaskan lebih lanjut tentang metode pembelian nanti dalam kursus ini. Manfaat signifikan lainnya adalah kemampuan untuk mengumpulkan data kinerja secara real-time. Tidak seperti metode pembelian media tradisional, programmatic advertising memungkinkan

Tulisan ini merupakan bagian dariĀ Digital Advertising Course berdasarkan pengalaman dan rekomendasi oleh Rubbi Widiantoro yang menjadi basic principle dalam digital ad atau programmatic buying serta bisa menjadi pembelajaran untuk melakukan pembelian iklan digital melalui programmatic