3.2.6 Cost per order (CPO)

Di Tulisan sebelumnya kita sudah membahas tentang Cost Per Acquisition atau CPA. Nah, sekarang saya akan menjelaskan tentang CPO. CPO atau Cost Per Order, atau biaya per pemesanan, adalah total pengeluaran pemasaran yang diperlukan untuk mendorong pembelian apapun ke toko Anda, termasuk pelanggan baru maupun pelanggan lama yang datang kembali.

Orang terkadang bingung membedakan CPO dan CPA, yang mana CPA hanya menghitung biaya untuk mendapatkan pelanggan baru, sedangkan CPO merupakan metode yang bagus digunakan untuk bisnis startup yang mungkin belum memiliki banyak uang untuk memasang iklan di awal CPO bisa meningkatkan brand awareness dan menerjemahkan ke dalam konvensi dan penjualan yang akan memberikan opsi tambahan untuk beriklan atau berbindis dengan cara lain.

Kira-kira bagaimana cara menghitung CPO?

CPO Formula:CPO = Total cost / Number of orders

Jadi, CPO itu secara formula adalah marketing expense berbanding number of order. Jadi, kalau teman-teman punya bisnis, mulai dari campaign awareness, kemudian campaign conversion, durasinya lumayan panjang, 1-2 bulan atau 60 hari, dari total marketing expense yang dikeluarkan, misalkan 15 juta, lalu number of ordernya itu kira-kira sekitar 25.

Jadi, CPO-nya adalah kisaran 150 ribu Kira-kira seperti itu cara menghitung CPO. Di video selanjutnya, saya akan membahas tentang cost per install atau CPI

Tulisan ini merupakan bagian dari Digital Advertising Course berdasarkan pengalaman dan rekomendasi oleh Rubbi Widiantoro yang menjadi basic principle dalam digital ad atau programmatic buying serta bisa menjadi pembelajaran untuk melakukan pembelian iklan digital melalui programmatic