3.2.1 Cost per mille (CPM)
CPM merupakan istilah dalam marketing yang artinya cost per mille atau cost per seribu impressions dalam sebuah iklan. CPM merupakan metode pembayaran iklan yang paling umum digunakan.
CPM merupakan istilah dalam marketing yang artinya cost per mille atau cost per seribu impressions dalam sebuah iklan. CPM merupakan metode pembayaran iklan yang paling umum digunakan.
Artikel ini menjelaskan berbagai metrik penting dalam periklanan digital, mengkategorikannya menjadi metrik traffic situs web, engagement, konversi, dan pendapatan.
Anda akan mempelajari tentang iklan display, iklan video (in-stream, out-stream, in-display), iklan native, iklan media sosial, iklan audio, dan iklan Digital Out-of-Home (DOOH). Pahami karakteristik masing-masing format untuk membantu Anda memilih strategi periklanan yang paling efektif.
Programmatic ads sekarang mencakup berbagai format iklan yang berbeda. mungkin setelah satu dekade yang lalu hanya menampilkan iklan display saja sekarang ada berbagai pilihan ad format yang berbeda dan terus berkembang.
Tidak seperti iklan di media konvensional di mana biaya iklan tergantung pada ukuran, warna dan halaman yang disertakan, iklan digital menawarkan model biaya yang bervariasi yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap kampanye.
Programmatic menyediaan reporting secara detail secara real-time, advertiser dapat menggunakan budget mereka pada campaign dengan performance terbaik dan dengan mudah untuk menghentikan campaign yang tidak perform optimal dalam ROI sehingga spending budget makin efektif
Real-time bidding (RTB)menurut Interactive Advertising Bureau (IAB), adalah metode jual-beli media (iklan) dengan cara melelang (auction) setiap ad impression yang akan ditampilkan
technology targeting, Anda bisa menentukan target dari campaign Anda berdasarkan operating system, browser, device, platform, screen resolution, browser language, dan connection.
Contextual targeting menjadi data yang diinterpretasikan dari perilaku pengguna, bukan informasi pengconguna langsung, sehingga cara ini sesuai dengan sentimen publik dan peraturan terkait privasi.
Konten yang dipersonalisasi, dikirim dengan konten yang tepat pada saat yang tepat, meningkatkan kemungkinan audiens Anda akan mengambil tindakan sesuai dengan apa yang Anda harapkan.